Menyukai orang yang sama dengan sahabat
Nah, Guys seperti yang jeshi bilang.. jeshi akan menyebar pengalaman.. salah satunya ini, Jeshi menyukai orang yang sama dengan yang sahabat jeshi sukai. read ya..
jadi suatu hari sekolah kami mengadakan acaa pensi, dan hari itu kami mempersiapkan pensi hingga malam hari di sekolah kami. jeshi dan sahabat jeshi, Tina (nama disamarkan), membantu tugas-tugas.. kami akan ke aula pementasan untuk melihat dan memperbaiki perlengkapan pensi kami yang dirusak oleh opnum-opnum yang kurang pintar... tina meminta jeshi untuk menemani dia dan ditambah oleh satu org lagi, yaitu Jay(nama disamarkan). Jay mengikuti kami. aku dan tina sempat bercanda-canda dan mengajak jay bercanda serta mengerjakan tugas itu, ya.. jeshi juga mengutuk opnum-opnum yang merusak property kami.. oke malam itu telah berlalu, jeshi gak ngerti ada perasaan apa, saat jeshi ngeliat wajah jay, yang pasti jeshi ngerasa ada yang aneh, aneh bgt! kami sibuk dengan tugas masing2 ya jadi jeshi jarang ngeliat tina.. tapi sering sama jay.. hehehe^^
nah, selepas hari itu..minggu depannya tina mau curhat sama jeshi, jeshi nudh ngerasa fill yg aneh, lebih aneh.. seakan ada yang bilang gini "dia, lagi jatuh cinta, dan jatuh cintanay sama si jay" dan setelah itu, jeshi jadi grogi dan gak enak sendiri. akhirnya jeshi Tanya ke tina, "Tin, lo lg jatuh cinta ya?" dan saat itu tina dengan muka bahagianya jawab iya. hati jeshi ngomong lagi "tuh kan, pasti jay yang dia suka". jeshi lalu memaksakan diri buat tersenyum aja..
dia(tina) mulai bercerita kalo dia lagi suka sama seorang cowok,
"gw suka sama seorang cowok jes, dan lo pasti kaget kalo lo dengar ini."
"ya udah tin, cerita aja.." jawab ku.
"tapi gw takut kalo lo g mau denger cerita gw, ato bosen dengarnya" jawabnya lagi.
"aku sih takutnya kalo sahabatku suka sama orang yg sama denganku" jawabku begitu, karena aku udh ada perasaan tentang orang yang tina suka.
"gak lah, lo gak mungkin suka sama dia jes.." jawabnya.
lalu aku berfikir "iya mungkin, tapi kenyataannya kalau bener gimana? aku harus gimana?"
tina mulai bercerita, dan aku kaget, bukan kaget senang, atau marah, tapi kecewa, karena tebakanku benar, aku benar2 sedih. sangat amat teramat sedih.
aku berfikir... kenapa harus begini, kenapa Tian harus suka? , kenapa harus Jay yang sama-sama kami suka? kenapa?
aku benar-benar bingung, aku stress, bahkan gila.
aku tau kalo tina menyadari sesuatu, menyadari perubahan sikapku.. menyadari yang terjadi padaku, aku tahu. tapi rasanya aku tak mau tahu.. karena memikirkannya saja aku pusing, gimana kalo ditambah dengan perasaan tina.. aku makin pusing. tina terus menceritakan betapa bahagianya dia, dan betapa jatuh cintanya dia, tapi terkadang dia juga bilang, lo suka jay juga kan jes? jadi aku jawab aja enggak, ngapain aku suka sama dia..
entah kenapa, semakin lama dan semakin banyak tina bercerita tentang jay, maka aku semakin merasa iri, benci, cemburu, kesal, sakit hati, dll. akhirnya aku memutuskan untuk menjauhi tina, memarahi dia, cuek, jutek ke tina. bahakan temen2 ku yang lainnya aku cuekin.
aku berfikir ini semua karena cowok sialan yang bernama jay, yang udh bikin aku makin kesel dan makin aneh. tina terus bercerita walaupun aku memberikan tanggapan yang kurang mengenakkan. aku seakan jutek ke dia dengan kata2ku tapi aku masih sering menemuinya, dia juga makin sering curhat, kamipun pernah ke guru BK, dan dia menceritakan kalo aku juga suka sama jay, ya aku bohong aja.. tina selalu menyanyakan kalo aku suka jay, aku selalu bohong dan tersenyum paksa, dan jawab engga, selalu engga. setiap hari aku rasanya ingin menangis, karena bisa2nya aku suka sama jay, sedangkan sahabatku suka bgt sama jay.. aku bener2 g habis pikir sama hatiku ini. aku mendengar kabar bahwa nenekku sakit, aku langsung pulang dan ingin menjenguknya, tapi aku tidak bias menemaninya hari itu sehingga besoknya aku kembali. sore harinya aku segera pulang dan langsung kerumah sakit, menemani nenekku. disana sudah ada tanteku. aku menginap di rumah sakit. besok paginya aku bercerita tentang tugas-tugasku di sekolah. dan tante menceritakan cerita2 lucu, juga nasihat2.. mata hatiku terbuka, aku berfikir, benar juga, cinta memang tidak harus memiliki, cinta juga berarti merelakan, dan mungkin jay bukanlah pilihan dari Tuhan untukku, mungkin dia memang untuk tina. aku tidak mau mendahului kehendak Tuhan, karena dia pasti mempersiapkan segala sesuatu yang terbaik untukku nanti. maka aku bertekat untuk melupakan jay. minggu depannya kami ke ruang BK lagi untuk menceritakan hal itu, aku jujur ke tina kalau selama ini aku telah membohonginya, dan aku suka jay. tapi aku tidak mau suka lagi, itu untuk tina saja.. dan akhirnya kami keluar dari ruang BK. tina bercerita suatu hal.. yang pasti tentang jay, dengan alasan ingin mengujiku. aku mendengarnya, dan berkata chukaeyo tin, yang berarti selamat tin, tapi entah kenapa aku masih sedikit sedih, dan memaksakan diriku untuk tersenyum, taois etelah itu, setelah mengetahui itu, aku mulai melupakan jay, aku harus kan..?! karena jay mungkin memilih tina bukan aku.. bukan jeshi..
End.. thanks for reading..^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar